cache/resized/89223fafb7193a09af541cb2610486b2.jpg
Jakarta(MedanPunya) Presiden Joko Widodo menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2020 ...
cache/resized/9e51edb2fb71b473d38ba9a7a712fc12.jpg
Washington(MedanPunya) Pemerintah Amerika Serikat tengah menyelidiki intensif apakah virus Corona ...
cache/resized/9a84fa7c035130d22fadbbf8666b577e.jpg
Medan(MedanPunya) Kapolda Sumatera Utara (Sumut) Irjen Martuani Sormin meminta semua pihak mematuhi ...

Mosul(MedanPunya.Com) Organisasi ISIS yang terkenal dengan paham kekerasannya menyebar beberapa pamflet di Kota Mosul, Irak. Pamflet itu seperti kuisioner tentang perbudakan terhadap wanita. Lembaran itu sangat mengejutkan karena sangat merendahkan martabat wanita.

Dalam pamflet di Kota Mosul, ISIS memperbolehkan anggota nya untuk berhubungan seks bagi wanita non muslim. Bahkan wanita-wanita non muslim bisa dijadikan budak oleh ISIS.

"Kami terkejut dengan adanya hal itu, tetapi kami tidak bisa berbuat apa-apa," ujar warga Irak yang tak mau disebutkan namanya.

ISIS dalam lembaran tersebut juga memperbolehkan untuk melakukan hubungan seks kepada wanita yang belum menstruasi. Dengan catatan, wanita tersebut bersedia untuk melakukan hubungan seks.

Dalam lembaran itu juga, ISIS memperbolehkan untuk menjual para wanita sebagai hadiah atau tawanan kepada seseorang. Mereka tak lain menganggap wanita adalah properti saja.

Dokumen ini pertama kali dicetak pada bulan Oktober atau November, kemudian diposting di sebuah situs ISIS.***dtc/mpc/bs

  • 0 komentar
  • Baca 1086 kali