cache/resized/9a84fa7c035130d22fadbbf8666b577e.jpg
Medan(MedanPunya) Kapolda Sumatera Utara (Sumut) Irjen Martuani Sormin meminta semua pihak mematuhi ...
cache/resized/2b2c034cf620b2a0f357c14287c0a073.jpg
Washington(MedanPunya) Otoritas Amerika Serikat (AS) resmi mendakwa Presiden Venezuela, Nicolas ...
cache/resized/de63f0d2a22d502cee5872cc2ecad34c.jpg
MedanPunya - Menyusul ponsel orang terkaya dunia, Jeff Bezos, diretas melalui file video yang ...

Washington(MedanPunya.Com) Seorang dokter hewan dari Oregon, Amerika serikat yang ditahan ketika berkunjung ke Timor Leste pada September telah dibebaskan pada Hari Natal.

Departemen Luar Negeri Amerika Serikat mengatakan Dr. Stacey Addison, 41 tahun, berada di Timor Leste ketika melakukan perjalan keliling dunia.

Dia ditangkap dan ditahan selama lima hari pada September karena dugaan penyalahgunaan narkoba, Addison kemudian dibebaskan tetapi paspornya ditahan.

Akhir Oktober dia kembali ditangkap ketika datang ke pengadilan Timor Leste untuk mengambil paspornya dan dijebloskan ke penjara di Dili.

Departemen Luar Negeri mengatakan dokter hewan asal Oregon ini dipenjara hingga dibebaskan pada Hari Natal.

Juru Bicara Deplu AS Jen Psaki mengatakan pejabat pemerintah negaranya mengetahui bahwa paspor Addison masih ditahan oleh pemerintah Timor Leste dan Addison masih berada di negara itu.

Pada Hari Natal Addison mengadakan jumpa pers di rumah mantan Presiden Timor Leste Jose Ramos-Horta, tempat dia menginap sebagai tamu untuk sementara.

Ketika ditanya apa yang akan dilakukan jika paspornya dikembalikan, dia menjawab: "Pulang."

Melalui keluarga dan temannya Addison menegaskan dia tidak bersalah dan tuduhan yang dijatuhkan kepadanya tidak benar.

Menurut petisi pembebasannya yang diunggah di internet, Addison pertama kali ditangkap ketika menyewa taksi bersama seseorang yang ditangkap polisi setelah berhenti untuk mengambil narkoba.

Addison menyewa taksi itu dari daerah dekat perbatasan dengan Indonesia.

Ketika ditangkap kembali dua bulan kemudian, dia diberitahu bahwa jaksa penuntut telah mengajukan banding atas pembebasan bersyarat Addison tanpa memberitahu dia dan pengacaranya.

Para pejabat Deplu AS mengatakan para pejabat pemerintah AS beberapa kali mengunjungi Addison di penjara dan berupaya membebaskannya secara diam-diam.***cnn/mpc/bs

  • 0 komentar
  • Baca 1172 kali