Cetak halaman ini

Washington(MedanPunya.Com) Amerika Serikat dan sekutu mereka melancarkan 39 serangan udara ke sejumlah wilayah di Irak dan Suriah yang diduga sebagai markas ISIS.

Informasi tersebut diungkapkan Pasukan Gabungan AS dan sekutu. Sejumlah pesawat pembom dan pesawat nirawak melepaskan 19 serangan ke Suriah. Sedangkan 20 serangan lainnya terjadi di Irak.

AS memusatkan 19 serangan di wilayah Kobani, Suriah, yang diduga sebagai tempat persembunyian ISIS. AS mengklaim telah berhasil menghancurkan dua markas utama ISIS dan empat unit taktis mereka.

Dua serangan udara dekat wilayah Hasakah, dan satu dekat Raqqah, juga menyebabkan kerusakan parah.

Di Irak, 20 serangan udara mengenai wilayah Al Asad, Sinjar, Mosul, Al Qaim, Baiji, Kirkuk, dan Tal Afar. Serangan itu diklaim Pasukan Gabungan telah merusak peralatan roket, kendaraan, dan sejumlah unit taktis ISIS.

Serangan udara melawan kelompok militan ISIS dilakukan pasukan AS di Irak sejak 8 Agustus lalu, sedangkan di Suriah mulai 23 September.

Sebelumnya, Rabu (24/12), ISIS mengklaim telah menembak jatuh sebuah pesawat tempur Yordania di provinsi Raqqa, Suriah, dan menawan sang pilot Muath al-Kasaesbeh. Yordania merupakan salah satu negara Arab yang masuk koalisi AS dalam memerangi ISIS.

Ayah Muath, Safi Yousef, tidak menganggap anaknya sebagai tawanan ISIS. Safi yakin anaknya akan mendapat perlakuan yang baik dari ISIS.

"Anak saya merupakan tamu di antara saudara-saudara kami di ISIS. Saya memohon kepada mereka agar menerima anak saya sebagai tamu dan memperlakukannya dengan baik," ujar Safi.***cnn/mpc/bs

  • 0 komentar
  • Baca 1120 kali