cache/resized/e7c744cd89e31cec761eab760e829fec.jpg
Medan(MedanPunya) Gubernur Edy Rahmayadi menegaskan keharusan Apatur Sipil Negara (ASN) Sumatera ...
cache/resized/6039b8c3883e38106b1a3814f7533f80.jpg
Jakarta(MedanPunya)  KPK mengamankan Wali Kota Medan Dzulmi Eldin dalam operasi tangkap tangan ...
cache/resized/f86de64f77ac713dca1ea98db290abda.jpg
Jakarta(MedanPunya) Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati ikut buka suara terkait banyaknya ...

Ottawa(MedanPunya) Kanada sedang memperhitungkan dampak potensial penarikan 1.000 dokter magang asal Arab Saudi, terhadap operasional rumah sakit.

Mereka dijadwalkan akan meninggalkan Kanada pada bulan depan, menyusul krisis diplomatik di antara kedua negara. Sebanyak 1.000 tenaga medis Saudi harus pergi dari Kanada pada 31 Agustus 2018.

Richard McLean, wakil presiden bidang medis di Hamilton Health Sciences Center, mengatakan banyak pergeseran shift kerja akibat penarikan tenaga medis asal Saudi.

"Dalam jangka pendek, saya rasa tidak ada solusi yang mudah dicapai," katanya.

Rumah sakit masih mencoba untuk mencari jalan keluar untuk mengisi kekosongan staf.

"Kami masih mencoba untuk menghitung kekosongan posisi, tetapi jumlahnya signifikan," ucap McLean.

Jumlah mahasiswa kedokteran asal Saudi merupakan mayoritas dari dokter magang asing di Kanada. Juru bicara Resident Doctor of Canada Todd Coopee memperingatkan konsekuensi negatif dari penangguhan beasisiwa mahasiswa Saudi di Kanada.

"Sementara kami benar-benar cemas terhadap potensi implikasi, saat ini kami tidak cukup informasi untuk berkomentar," katanya.

Awal bulan ini, Saudi menangguhkan beasiswa 16.000 mahasiswanya yang menempuh pendidikan di Kanada. Semua pasien dari Saudi di Kanada juga telah dipindahkan ke Amerika Serikat.

Perseteruan ini berawal ketika Kanada menyerukan pembebasan segera kepada para aktivis, termasuk aktivis kesetaraan gender peraih penghargaan internasional, Samar Badawi.

Penangkapan tersebut terjadi setelah belasan aktivis perempuan Saudi ditahan atas tuduhan membahayakan keamanan nasional.***kps/mpc/bs


  • 0 komentar
  • Baca 2617 kali