cache/resized/f695b99f0277758dfe81e7b4284ae74e.jpg
Naples(MedanPunya) Dries Mertens tak menahan diri ketika ditanya soal keputusan Maurizio Sarri ...
cache/resized/f95acf087ea3c8aaa4510ffa1381d291.jpg
Pyongyang(MedanPunya) Pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong Un dikabarkan meminta uang kepada ...
cache/resized/a169e5794c5351a617f5fa2480cc01f3.jpg
Beijing(MedanPunya) Citra satelit terbaru menunjukkan aktivitas China yang tengah membuat kapal ...

New Haven(MedanPunya) Sebanyak 76 orang di sekitar taman New Haven Green, Connecticut, Amerika Serikat, ditemukan dalam keadaan overdosis.

New Haven Green merupakan sebuah taman yang luas dan area rekreasi di pusat kota. Mereka diyakini overdosis setelah mengonsumsi K2, obat sintetis yang persis seperti ganja.

Tak ada yang tewas akibat overdosis, namun dua orang dilaporkan berada dalam kondisi kritis yang mengancam nyawa. Pejabat kepolisian New haven, Dave Hartman, mengatakan sebanyak 71 orang dilarikan ke rumah sakit setempat, dan sisanya menolak perawatan medis.

Sejauh ini, ada tiga orang yang ditangkap terkait insiden tersebut dan nama mereka belum dirilis, sementara penyelidikan sedang berlangsung.

"Mereka menderita gejala mulai dari muntah, berhalusinasi, tekanan darah tinggi, napas pendek, setengah sadar, dan juga ada yang tidak sadar," kata direktur Kantor Operasi Darurat Kota, Rick Fontana.

"Ada beberapa individu yang kondisinya lebih parah ketimbang lainnya," ucapnya.

Kepala Pemadam Kebakaran New Haven, John Alston Jr, mengatakan panggilan darurat 911 kewalahan menerima berbagai laporan tentang orang-orang yang mengalami overdosis dan pingsan di New Have Green.

Peristiwa overdosis massal yang awalnya terkonsentrasi di New Haven Green kini mulai menyebar ke berbagai bagian kota tersebut.

"Ini adalah masalah nasional. Masalah ini tidak akan selesai," ucap Alston.

Insiden tersebut terjadi setelah munculnya laporan terbaru mengenai jumlah kematian penduduk AS pada 2017 menapai 72.000 orang.***kps/mpc/bs


  • 0 komentar
  • Baca 373 kali