Cetak halaman ini

Washington(MedanPunya) Sebuah buku ungkap perilaku Pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong Un ketika masih kecil dan tatkala dia bersekolah di Swiss. Buku biografi berjudul The Great Successor: The Secret Rise and Rule of Kim Jong Un itu ditulis oleh jurnalis media Amerika Serikat (AS) Washington Post, Anna Fifield.

Dalam buku itu, dikatakan Kim bakal menendang dan meludahi teman-temannya di sekolah privat jika mendengar mereka berbicara Jerman, bahasa yang sulit dia kuasai.

Kim mendapat hadiah mobil modifikasi dari sang ayah, mendiang Kim Il Sung, supaya dia bisa belajar menyetir di usia tujuh tahun. Selain itu, dia juga mendapat senjata pertama, sebuah pistol berjenis Colt .45 tatkala berumur 11 tahun di samping kehidupan mewahnya yang lain.

Sang ayah yang merupakan pemimpin kedua Korut dilaporkan sangat terobsesi dengan film, dan mempunyai lebih dari 20.000 video serta keping DVD.

Kim berumur 12 tahun ketika dia dikirim ke sekolah prestisius di Bern pada 1996. Di sana, dia menyamar menggunakan nama "Pak Un" dan hidup bersama bibinya.

Pemimpin yang berkuasa pada 2011 itu dikenal karena emosinya yang meluap, dan terlibat pembicaraan tak masuk akal selama pertandingan basket di sekolahnya.

Si "diktator kecil" itu kemudian berkeliling Eropa menggunakan paspor palsu, dan mencoba semua yang ditawarkan oleh Benua Biru selama berkelana.

Bibinya, Ko Yong Suk, kemudian membelot ke Amerika Serikat (AS), dan mengungkapkan dia berusaha menciptakan suasana kekeluargaan selama di Swiss.

"Teman-temannya bakal datang ke rumah dan saya membuatkan kudapan bagi mereka. Saat itu, masa kecilnya sangatlah normal dengan pesta ulang tahun dan bermain," ujar Ko.

Ko melanjutkan selama tinggal di Swiss, Kim mengetahui bahwa dia bukanlah siapa-siapa di luar Korut dan membuatnya yakin dia harus meneruskan takhta ayahnya.

Kim muda dilaporkan mendapatkan pendidikan sejarah secara komprehensif di Swiss yang melingkupi topik seperti Martin Luther King Jr, Nelson Mandela, hingga Revolusi Perancis.***kps/mpc/bs

  • 0 komentar
  • Baca 81 kali