Cetak halaman ini

Caracas(MedanPunya) Pemerintah sosialis Venezuela menyatakan telah menggagalkan upaya kudeta, yang disebut melibatkan Amerika Serikat, Kolombia, dan Chili.

Disampaikan Menteri Komunikasi Venezuela Jorge Rodriguez, rencana kudeta tersebut melibatkan beberapa perwira militer, baik yang masih aktif maupun telah pensiun.

Menurut Rodriguez, kudeta yang direncanakan disebut bertujuan untuk membunuh Presiden Nicolas Maduro dan kemudian menempatkan seorang jenderal sebagai presiden.

"Para perwira dan mantan perwira militer yang terlibat disebut telah dieksekusi antara Minggu dan Senin pekan lalu," ujar Rodriguez.

Dia menambahkan, upaya kudeta dan rencana pembunuhan presiden Venezuela tersebut juga melibatkan Presiden Kolombia Ivan Duque, Presiden Chili Sebastian Pinera, dan Penasihat Keamanan Nasional AS John Bolton.

Rodriguez menuduh mantan kepala intelijen Venezuela, Cristopher Figuera, yang telah membelot ke AS, demi mendapatkan ratusan ribu dollar memilih mendukung pemberontakan militer terhadap presiden pada April lalu, yang berhasil digagalkan.

"Figurea diketahui kemudian merupakan tentara bayaran," kata menteri itu di Caracas, Rabu (26/6).

Otoritas Venezuela mengatakan pada awal bulan ini, sebanyak 17 orang telah didakwa melakukan kudeta pada 30 April, saat pemimpin oposisi Juan Guaido gagal menginspirasi pemberontakan dengan meminta pasukan bersenjata melawan Maduro.

Kegagalan rencana kudeta itu turut gagal menggeser kesetiaan militer terhadap Maduro dan Guaido hanya didukung oleh sekitar 30 personel militer. Pemberontakan mereda setelah dua hari bentrokan mematikan antara pengunjuk rasa dan pasukan keamanan.

Guaido diakui sebagai presiden sementara oleh lebih dari 50 pemerintah negara, termasuk Amerika Serikat, yang telah menjatuhkan serangkaian sanksi yang melumpuhkan pada pemerintah Maduro.

Rusia selaku pendukung asing utama Maduro, bersama Kuba dan China, pada Rabu (26/6) pagi mengumumkan bahwa pihaknya menarik teknisi militer yang dikerahkannya di Venezuela untuk menunjukkan dukungan tiga bulan lalu dan akan digantikan oleh teknisi lainnya.***kps/mpc/bs

  • 0 komentar
  • Baca 80 kali