cache/resized/de63f0d2a22d502cee5872cc2ecad34c.jpg
MedanPunya - Menyusul ponsel orang terkaya dunia, Jeff Bezos, diretas melalui file video yang ...
cache/resized/e8817f3e820125f5141ada3a1cb021dd.jpg
Teheran(MedanPunya) Seorang anggota parlemen Iran menawarkan uang sebesar US$ 3 juta (Rp 40,3 ...
cache/resized/b08c12473eaedd350872fbba9d495169.jpg
Jakarta(MedanPunya) Menteri BUMN Erick Thohir mengungkapkan ada cucu usaha dari PT Garuda Indonesia ...

Paris(MedanPunya) Presiden dan Menlu AS Tak Hadiri dalam Pawai Solidaritas di Paris Beberapa pemimpin negara dari Inggris, Jerman, dan Israel turut terlibat dalam pawai bersama menentang terorisme di Paris, Perancis, Minggu (11/1) kemarin.

Namun, Presiden Amerika Serikat Barrack Obama dan Menteri Luar Negeri John Kerry tidak menghadiri konvoy tersebut dan hanya diwakili oleh Duta Besar AS untuk Perancis Jane Hartley.

Tidak ada satupun pejabat Amerika Serikat yang berkomentar mengenai absennya kedua petinggi negara tersebut dalam pawai solidaritas melawan serangan terorisme di Perancis.

Saat pawai yang dihadiri jutaan orang itu berlangsung, Kerry dikabarkan sedang berada di India untuk menghadiri pertemuan bisnis bersama Perdana Menteri India, Narendra Modi. Sementara Jaksa Agung Amerika Serikat, Eric Holder, memang tengah berada di Paris untuk menghadiri pertemuan soal terorisme.

Kendati demikian, Holder tak terlihat dalam kerumunan pawai solidaritas.

"Jaksa Agung Holder—petugas level Kabinet—mewakili Amerika Serikat dalam pertemuan keamanan di Paris hari ini. Ia juga didampingi oleh Sekretaris Deputi Deputy DHS, [Alejandro] Mayorkas. Amerika Serikat diwakili oleh Duta Besar Hartley dalam pawai tersebut," ujar juru bicara pemerintahan Obama.

Dalam pernyataan tersebut, pejabat AS juga mengingatkan kembali bahwa Obama telah mengomentari kasus terorisme yang menewaskan 12 orang di kantor majalah Charlie Hebdo di Paris.

"Ia juga telah menelepon (Presiden Perancis, Francois) Hollande dan ucapan belasungkawa telah disampaikan melalui Kedutaan Besar AS di Perancis," tuturnya.

Sebelumnya pada Minggu (11/1) seorang pejabat Gedung Putih yang tidak ingin diungkap identitasnya juga mengatakan bahwa keamanan menjadi salah satu alasan Obama tidak hadir.

"Perlu ditekankan juga bahwa segi keamanan untuk Presiden dan (Wakil Presiden) juga dapat terganggu dalam acara seperti ini," tegasnya.***cnn/mpc/bs

  • 0 komentar
  • Baca 967 kali