cache/resized/568a86d8d8e289493dd92041cc167676.jpg
Doha(MedanPunya) FIFA secara resmi meluncurkan logo Piala Dunia 2022. Logo Piala Dunia yang akan ...
cache/resized/e7d56ad1eb9b6dc4f18b672b05a683f0.jpg
Bangkok(MedanPunya) Kerajaan Thailand dilaporkan merilis foto selir Raja Maha Vajiralongkorn dalam ...
cache/resized/f695b99f0277758dfe81e7b4284ae74e.jpg
Naples(MedanPunya) Dries Mertens tak menahan diri ketika ditanya soal keputusan Maurizio Sarri ...

Tokyo(MedanPunya) Pelaku yang mendalangi aksi pembakaran di studio Kyoto Animation, Jepang, diyakini telah merencanakan aksinya dalam beberapa hari terakhir. Aksi pembakaran yang sejauh ini menewaskan 33 orang ini, tercatat sebagai pembunuhan massal terparah dalam 18 tahun terakhir di Jepang.

Kepolisian setempat belum mengungkap identitas pelaku yang kini ditahan. Hanya disebutkan bahwa pelaku berjenis kelamin laki-laki dan berusia 41 tahun.

Salah satu saksi mata menuturkan kepada wartawan bahwa pelaku sempat berteriak menyebut dirinya sebagai korban aksi plagiat, saat akan ditangkap polisi.

"Dia tampak tidak senang, dia tampak akan marah, meneriakkan sesuatu soal bagaimana dia menjadi korban aksi plagiat," tutur saksi mata yang tidak disebut namanya itu.

Laporan media-media lokal Jepang menyebut pelaku sempat berteriak 'Mati kau!' sebelum menuangkan cairan diduga bensin di pintu masuk gedung kantor Kyoto Animation. Pelaku membakar gedung tersebut pada Kamis (18/7) siang, sekitar pukul 10.30 waktu setempat.

Gedung tiga lantai itu terbakar hebat dengan api yang berkobar membutuhkan waktu beberapa jam untuk dipadamkan. Sejauh ini, otoritas setempat menyebut 33 orang tewas. Sekitar 10 orang lainnya dalam kondisi kritis di rumah sakit setempat.

Aksi pembakaran di studio Kyoto Animation ini tercatat sebagai pembunuhan massal terparah di Jepang dalam dua dekade terakhir, sejak aksi pembakaran di Tokyo tahun 2001 lalu yang menewaskan 44 orang.

Laporan media-media lokal Jepang mengindikasikan pelaku telah merencanakan aksi pembakaran ini beberapa hari sebelumnya. Menurut laporan media lokal, pria yang mirip pelaku tampak mendatangi sebuah pom bensin pada Kamis (18/7) waktu setempat dengan membawa jeriken 20 liter.

Dua jeriken, sebuah tas ransel dan sebuah troli atau kereta dorong ditemukan polisi di dekat lokasi kebakaran. Tayangan televisi lokal juga menunjukkan lima bilah pisau panjang yang tergeletak di luar gedung studio Kyoto Animation itu.

Motif di balik aksi pembakaran ini masih samar. Kepolisian setempat masih menyisir lokasi kebakaran untuk mencari petunjuk.

Laporan televisi nasional Jepang, NHK, menyebut pelaku tidak memiliki keterkaitan langsung dengan Kyoto Animation. Berdasarkan surat izin mengemudinya, pelaku diketahui memiliki alamat di Saitama, pinggiran Tokyo bagian utara.

Informasi soal pelaku belum banyak diketahui. Hanya disebutkan bahwa pelaku mengalami luka bakar serius di wajah dan kakinya dan kini dalam pengawasan polisi. NHK sempat menampilkan tayangan yang menunjukkan seorang pria diduga pelaku tergeletak di atas aspal dan sedang berbicara dengan seorang polisi. Pria tersebut terlihat memiliki luka bakar di kaki bagian kanan, tepat di bawah lutut.***dtc/mpc/bs

  • 0 komentar
  • Baca 58 kali