cache/resized/de63f0d2a22d502cee5872cc2ecad34c.jpg
MedanPunya - Menyusul ponsel orang terkaya dunia, Jeff Bezos, diretas melalui file video yang ...
cache/resized/e8817f3e820125f5141ada3a1cb021dd.jpg
Teheran(MedanPunya) Seorang anggota parlemen Iran menawarkan uang sebesar US$ 3 juta (Rp 40,3 ...
cache/resized/b08c12473eaedd350872fbba9d495169.jpg
Jakarta(MedanPunya) Menteri BUMN Erick Thohir mengungkapkan ada cucu usaha dari PT Garuda Indonesia ...

Paris(MedanPunya) Kapal selam Prancis yang hilang lebih dari 50 tahun telah ditemukan oleh tim pencari.

Menteri Pertahanan Prancis, Florence Parly dalam cuitannya di Tweeternya, Senin, menggambarkan penemuan itu "melegakan dan prestasi secara teknik".

Ada 52 orang awak di dalam kapal selam Minerve ketika dilaporkan menghilang di dekat pelabuhan Toulon, di pantai selatan Prancis, pada Januari 1968.

Upaya sebelumnya untuk menemukan kapal selam itu tidak pernah berhasil.

Parly mengumumkan upaya pencarian terbaru mulai dilakukan awal tahun ini, sesuai permintaan keluarga korban yang berharap agar orang-orang mereka cintai dapat diketahui.

"Kami baru saja menemukan Minerva," demikian Parly dalam cuitannya. "Ini kisah sukses, sangat melegakan dan merupakan prestasi secara teknis. Saya sekarang memikirkan keluarga yang telah menunggu begitu lama."

Tim pencari dilaporkan menganalisa ulang data dari kecelakaan, termasuk gelombang pasang, untuk membantu menemukan puing-puing kapal selama itu dengan bantuan teknologi terbaru.

Penemuan bangkai kapal selam ini melibatkan kapal milik perusahaan swasta AS Ocean Infinity, ungkap seorang pejabat angkatan laut Prancis yang tidak bersedia menyebutkan namanya, kepada kantor berita tersebut.

Kapal selam yang hilang itu ditemukan 45km dari kota Toulon, dan berada di kedalaman 2.370 meter di bawah permukaan laut.

Alasan pasti penyebab kecelakaan Minerve belum pernah terungkap.

Hilangnya kapal selam Minerve merupakan satu dari serangkaian bencana mematikan yang melibatkan sejumlah kapal selam militer di seluruh dunia selama 1960-an.***dtc/mpc/bs

  • 0 komentar
  • Baca 157 kali