cache/resized/89223fafb7193a09af541cb2610486b2.jpg
Jakarta(MedanPunya) Presiden Joko Widodo menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2020 ...
cache/resized/9e51edb2fb71b473d38ba9a7a712fc12.jpg
Washington(MedanPunya) Pemerintah Amerika Serikat tengah menyelidiki intensif apakah virus Corona ...
cache/resized/9a84fa7c035130d22fadbbf8666b577e.jpg
Medan(MedanPunya) Kapolda Sumatera Utara (Sumut) Irjen Martuani Sormin meminta semua pihak mematuhi ...

Berlin(MedanPunya) Kanselir Jerman Angela Merkel dan Presiden Joachim Gauck menghadiri pawai damai di Berlin yang diselenggarakan sejumlah kelompok muslim untuk mempromosikan toleransi dan kebebasan beragama di negara itu.

Baik Merkel maupun Gauck duduk bersama sejumlah pemuka agama Islam di Jerman, termasuk Aiman Mazyek, ketua Dewan Muslim Jerman. Turut hadir pula pemuka agama Kristen dan perwakilan Dewan Pusat Yahudi Jerman.

Pawai yang digelar Dewan Pusat Muslim di Jerman dan komunitas Turki di Berlin memberi tajuk pada pawai itu, Kami umat muslim berkata: Mari bahu-membahu bersama. Terorisme, tidak mengatasnamakan kami.

Dalam sambutannya, Gauck mengatakan kepada para peserta pawai, "Kita semua adalah Jerman. Jerman menjadi lebih beragam, di ranah agama, budaya, dan mental, melalui imigrasi. Keberagaman ini membuat negara kita sukses, menarik, dan disukai," ujarnya di Gerbang Brandenburg.

Adapun Aiman Mazyek mengatakan, "Kita berdiri bersama untuk Jerman yang terbuka kepada dunia, dengan hati yang lapang, yang menghormati kebebasan beropini, pers, dan agama."

Pawai damai di Berlin diselenggarakan setelah maraknya demonstrasi anti-Islamisasi Pegida di berbagai kota di Jerman. Demonstrasi terbesar digelar di Dresden, pada Senin (12/01).

Pegida didirikan di Dresden oleh Lutz Bachmann pada Oktober 2014 lalu. Pegida ialah akronim Patriotische Europaer Gegen die Islamisierung des Abendlandes atau Warga Eropa Patriotis Melawan Islamisasi di Barat.

Dalam aksi-aksinya, Pegida dihadiri sejumlah pegiat sayap kanan dari faksi neo-Nazi. Meski demikian, penyelenggara Pegida mengklaim tidak rasis atau bersikap xenophobia.***dtc/mpc/bs

  • 0 komentar
  • Baca 1024 kali