cache/resized/89223fafb7193a09af541cb2610486b2.jpg
Jakarta(MedanPunya) Presiden Joko Widodo menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2020 ...
cache/resized/9e51edb2fb71b473d38ba9a7a712fc12.jpg
Washington(MedanPunya) Pemerintah Amerika Serikat tengah menyelidiki intensif apakah virus Corona ...
cache/resized/9a84fa7c035130d22fadbbf8666b577e.jpg
Medan(MedanPunya) Kapolda Sumatera Utara (Sumut) Irjen Martuani Sormin meminta semua pihak mematuhi ...

Paris(MedanPunya) Lassana Bathily, pria asal Mali yang menyelamatkan warga penganut Yahudi dalam penyanderaan akan diberi kewarganegaraan Prancis. Setelah bertahun-tahun tinggal di Prancis, Bathily akan dinaturalisasi.

Bathily yang berusia 24 tahun ini tinggal di Prancis sejak tahun 2006. Dia mengajukan permohonan menjadi warga negara Prancis pada Juli 2014 lalu dan belum dikabulkan hingga sekarang.

Usai kisah keberaniannya yang berhasil menyelamatkan sejumlah warga penganut Yahudi dalam penyanderaan di supermarket di Paris pada Jumat (9/1) lalu, petisi diajukan publik untuk menyerukan naturalisasi bagi Bathily.

Dilaporkan ada 220 ribu tanda tangan dalam petisi online untuk naturalisasi Bathily yang diajukan sejak pekan lalu. Melihat petisi ini, otoritas Prancis lantas menghadiahkan kewarganegaraan Prancis bagi Bathily.

"Menindaklanjuti aksi keberanian Bathily saat penyanderaan berlangsung di supermarket Hyper Casher pada 9 Januari, Kementerian Dalam Negeri telah mempercepat permohonan kewarganegaraannya," demikian pernyataan Kementerian Dalam Negeri Prancis.

Dijadwalkan upacara resmi bagi naturalisasi Bathily akan digelar pada 20 Januari mendatang.

Kisah kepahlawanan Bathily ramai dibahas di internet beberapa waktu lalu. Bathily menyembunyikan sejumlah pengunjung supermarket khusus Yahudi tersebut di dalam lemari pendingin yang ada di basement, setelah mematikan lemari pendingan tersebut.

Bathily sendiri mengambil risiko dengan pergi keluar untuk mencari bantuan polisi. Sempat dicurigai sebagai kaki tangan pelaku, Bathily akhirnya berhasil memberi tahu polisi tentang apa yang terjadi di dalam supermarket. Akibat aksi beraninya, sejumlah pengunjung Yahudi berhasil diselamatkan.

Bathily yang seorang muslim ini, menuai banyak pujian karena menyelamatkan pengunjung toko yang sebagian besar penganut Yahudi. Bahkan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyampaikan apresiasinya bagi Bathily. Namun Bathily menyebut aksinya tersebut tentu akan dilakukan setiap manusia jika dalam berada dalam ancaman.

"Saya membantu warga Yahudi, Kita semua bersaudara. Ini bukan soal pertanyaan Yahudi, Kristen atau muslim, kita semua berada di kapal yang sama," ucapnya.***dtc/mpc/bs

  • 0 komentar
  • Baca 980 kali