cache/resized/89223fafb7193a09af541cb2610486b2.jpg
Jakarta(MedanPunya) Presiden Joko Widodo menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2020 ...
cache/resized/9e51edb2fb71b473d38ba9a7a712fc12.jpg
Washington(MedanPunya) Pemerintah Amerika Serikat tengah menyelidiki intensif apakah virus Corona ...
cache/resized/9a84fa7c035130d22fadbbf8666b577e.jpg
Medan(MedanPunya) Kapolda Sumatera Utara (Sumut) Irjen Martuani Sormin meminta semua pihak mematuhi ...

Baghdad(MedanPunya) Sebuah serangan udara diduga dilakukan AS menyasar milisi Irak pro- Iran, Hashed al-Shaabi, pada Sabtu (4/1). Insiden itu terjadi sehari setelah komandan Pasukan Quds, Mayor Jenderal Qasem Soleimani, tewas diserang Washington pada Jumat (3/1).

Dalam pernyataan resmi, Hashed al-Shaabi mengklaim bahwa terjadi serangan udara yang menghantam konvoi kelompok mereka.

Tidak dijelaskan siapa yang bertanggung jawab. Namun, televisi Irak melaporkan adalah AS yang melakukannya. Sumber kepolisian mengungkapkan, serangan itu terjadi di utara Baghdad, dengan sejumlah orang dilaporkan "tewas dan terluka".

Serangan udara itu terjadi di Jalan Taji, dengan enam orang tewas dan tiga lainnya terluka parah.

Dalam keterangan sumber, serangan itu menghantam dua dari tiga kendaraan yang melintas, dan terjadi pukul 01.12 waktu setempat. Operasi itu terjadi beberapa jam sebelum massa turun ke jalan untuk berkabung atas kematian Soleimani dan wakil pemimpin Hashed, Abu Mahdi al-Muhandis.

Jenazah mereka bakal dibawa ke kota suci Najaf, yang sebelumnya bakal disemayamkan di Baghdad dalam sebuah upacara.***kps/mpc/bs

  • 0 komentar
  • Baca 146 kali