cache/resized/9a84fa7c035130d22fadbbf8666b577e.jpg
Medan(MedanPunya) Kapolda Sumatera Utara (Sumut) Irjen Martuani Sormin meminta semua pihak mematuhi ...
cache/resized/2b2c034cf620b2a0f357c14287c0a073.jpg
Washington(MedanPunya) Otoritas Amerika Serikat (AS) resmi mendakwa Presiden Venezuela, Nicolas ...
cache/resized/de63f0d2a22d502cee5872cc2ecad34c.jpg
MedanPunya - Menyusul ponsel orang terkaya dunia, Jeff Bezos, diretas melalui file video yang ...

Teheran(MedanPunya) Seorang anggota parlemen Iran menawarkan uang sebesar US$ 3 juta (Rp 40,3 miliar) kepada 'siapa saja yang bisa membunuh' Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, untuk membalas kematian jenderal top Qasem Soleimani.

Tawaran itu disampaikan oleh Ahmad Hamzeh yang merupakan anggota parlemen, atau yang biasa disebut sebagai 'Majlis' di Iran, yang tidak terlalu dikenal publik. Dia diketahui mewakili wilayah Kahnouj, dekat Kerman.

Tawaran imbalan sebesar US$ 3 juta itu disampaikan Hamzeh mewakili warga Kerman, yang merupakan kampung halaman Soleimani dan tempat dia dimakamkan.

"Kami akan memberikan US$ 3 juta kepada siapa saja yang membunuh Trump," ucap Hamzeh.

Tidak disebutkan lebih lanjut oleh Hamzeh soal siapa yang akan membayar uang imbalan tersebut.

Diketahui bahwa tawaran ini disampaikan Hamzeh sekitar sebulan sebelum digelarnya pemilu parlemen. Tidak diketahui motif Hamzeh memberikan tawaran tersebut.

Soleimani yang menjabat Komandan Pasukan Quds Iran merupakan salah satu sosok paling dikenal oleh publik Iran. Dia tewas dalam serangan drone militer AS di luar Bandara Baghdad di Irak pada 3 Januari lalu. Trump telah mengakui bahwa dirinya yang memerintahkan serangan terhadap Soleimani.

Saat ditanya wartawan di Jenewa, Swiss, soal tawaran Hamzeh itu, Duta Besar AS untuk Konferensi Perlucutan Senjata, Robert Wood, menyebutnya 'konyol'.

"Namun itu menunjukkan kepada Anda soal sifat teroris yang mendasari rezim itu dan bahwa rezim itu perlu mengubah perilakunya," ucapnya.***dtc/mpc/bs

  • 0 komentar
  • Baca 154 kali