cache/resized/568a86d8d8e289493dd92041cc167676.jpg
Doha(MedanPunya) FIFA secara resmi meluncurkan logo Piala Dunia 2022. Logo Piala Dunia yang akan ...
cache/resized/e7d56ad1eb9b6dc4f18b672b05a683f0.jpg
Bangkok(MedanPunya) Kerajaan Thailand dilaporkan merilis foto selir Raja Maha Vajiralongkorn dalam ...
cache/resized/f695b99f0277758dfe81e7b4284ae74e.jpg
Naples(MedanPunya) Dries Mertens tak menahan diri ketika ditanya soal keputusan Maurizio Sarri ...

Pennsylvania(Medanpunya) Batu nisan pada makam ayah Hillary Clinton yang ada di pemakaman di Pennsylvania, Amerika Serikat digulingkan oleh orang tak dikenal. Insiden ini terjadi setelah Hillary mengumumkan pencapresan dirinya pada pemilu tahun 2016 mendatang.

Ayah Hillary, Hugh Rodham yang merupakan pengusaha tekstil, meninggal dunia pada tahun 1993 lalu. Dia dimakamkan di Washburn Street Cemetery di Scranton, Pennsylvania.

Seorang kerabat dekat Hillary yang bisa menjaga dan merawat makam ayahnya, mendapati batu nisan pada makam tersebut terguling. Tidak diketahui pasti kapan insiden ini terjadi. Namun kini batu nisan tersebut telah dikembalikan posisinya seperti semula. Demikian seperti disampaikan Letnan Polisi Glenn Thomas dari kepolisian Scranton.

"Dia memberitahu kami bahwa seseorang telah menggulingkan batu nisan dari tempatnya, yang membuat batu nisan itu jatuh ke tanah," tutur Thomas.

"Menurut McGloin, yang biasa merawat makam tersebut, insiden itu diperkirakan terjadi pada kemarin (14/4), antara siang hingga pukul 15.30 waktu setempat ketika dia menemukannya terguling," imbuhnya.

Thomas menambahkan, insiden ini masih dalam penyelidikan kepolisian setempat. Jika ada petunjuk baru atau keterangan saksi mata, maka pelaku di balik insiden ini akan segera ditangkap.

"Batu nisannya tidak rusak. Tidak ada coret-coretan. Tampaknya mungkin satu atau dua orang menggulingkan batu nisan itu untuk alasan tertentu," ucap Thomas.

Hillary yang merupakan mantan Menteri Luar Negeri AS, mantan Ibu Negara AS dan juga mantan Senator New York ini, telah mengumumkan pencalonan dirinya sebagai kandidat Presiden AS untuk pemilu 2016 pada Minggu (12/4) waktu setempat.

Pencapresan ini merupakan usahanya yang kedua kali untuk menjadi presiden wanita pertama di AS, setelah sebelumnya dia kalah dari Barack Obama dalam pemilihan primer Partai Demokrat pada tahun 2008 lalu.

"Saya harap ini tidak ada kaitannya dengan politik, karena itu tidak dibenarkan," ucap Paul McGloin yang menjaga makam ayah Hillary.

Kepolisian setempat mengaku belum mengetahui motif di balik insiden ini. "Ini merupakan yang pertama kalinya terjadi pada batu nisan Rodham, yang kebetulan bertepatan dengan pengumuman pencapresan putrinya," sebut Thomas.

Ayah Hillary lahir di Scranton dan meninggal di Arkansas pada Arpil 1993, selang 4 bulan setelah putrinya menjadi Ibu Negara AS.***dtc/mpc/bs

  • 0 komentar
  • Baca 790 kali