cache/resized/568a86d8d8e289493dd92041cc167676.jpg
Doha(MedanPunya) FIFA secara resmi meluncurkan logo Piala Dunia 2022. Logo Piala Dunia yang akan ...
cache/resized/e7d56ad1eb9b6dc4f18b672b05a683f0.jpg
Bangkok(MedanPunya) Kerajaan Thailand dilaporkan merilis foto selir Raja Maha Vajiralongkorn dalam ...
cache/resized/f695b99f0277758dfe81e7b4284ae74e.jpg
Naples(MedanPunya) Dries Mertens tak menahan diri ketika ditanya soal keputusan Maurizio Sarri ...

Tripoli(MedanPunya) Militan Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) kembali merilis video pemenggalan. Kali ini, sedikitnya 30 warga penganut Kristen asal Ethiopia di Libya menjadi korban kekejian ISIS.

Video berdurasi 29 menit tersebut menampilkan anggota militan ISIS yang mengawal dua kelompok sandera. Video pemenggalan ini mulai beredar luas pada Minggu (19/4) waktu setempat.

"Para pengikut salib dari Gereja Ethiopia yang menjadi musuh," demikian disebutkan dalam teks di video tersebut.

Salah satu militan ISIS dalam video, yang tampak memegang pistol, melontarkan ancaman kepada para sandera jika mereka tidak mau menjadi mualaf. Adegan dalam video kemudian beralih menjadi adegan pemenggalan sekitar 12 pria oleh sekelompok militan bermasker di pinggir pantai.

Tidak hanya itu, ditampilkan juga eksekusi mati 16 pria lainnya dengan cara ditembak di bagian kepala, dengan mengambil lokasi di kawasan gurun pasir. Tidak diketahui secara jelas ada berapa sandera yang masih dalam penahanan ISIS, maupun ada berapa sandera yang dibunuh.

Sebelum pembunuhan para sandera ditampilkan, video menunjukkan rekaman warga penganut Kristen di Suriah yang menjelaskan bagaimana mereka diberi pilihan untuk menjadi mualaf atau memilih membayar pajak khusus, dan mereka memutuskan untuk membayar pajak khusus.

Terdapat logo sayap media ISIS di dalam video tersebut, yang mirip dengan video-video ISIS sebelumnya, termasuk pemenggalan 21 penganut Kristen Koptik di Libya pada Februari lalu.***dtc/mpc/bs

  • 0 komentar
  • Baca 837 kali