cache/resized/568a86d8d8e289493dd92041cc167676.jpg
Doha(MedanPunya) FIFA secara resmi meluncurkan logo Piala Dunia 2022. Logo Piala Dunia yang akan ...
cache/resized/e7d56ad1eb9b6dc4f18b672b05a683f0.jpg
Bangkok(MedanPunya) Kerajaan Thailand dilaporkan merilis foto selir Raja Maha Vajiralongkorn dalam ...
cache/resized/f695b99f0277758dfe81e7b4284ae74e.jpg
Naples(MedanPunya) Dries Mertens tak menahan diri ketika ditanya soal keputusan Maurizio Sarri ...

Doha(MedanPunya.Com) Menteri Luar Negeri Qatar Khaled al-Attiya tidak membela diri atas dugaan keterlibatan pemerintah dengan kelompok militan di Timur Tengah, dalam negosiasi pembebasan sandera. Tapi, dia membantah adanya pembayaran tebusan.

"Tidak. Qatar tidak membayar tebusan. Sekali lagi, Qatar tidak akan meminta maaf atas setiap jiwa atau nyawa yang kami selamatkan di Suriah," kata al-Attiya.

Qatar yang mendukung sejumlah faksi pemberontak dalam usaha menggulingkan Presiden Suriah Bashar al-Assad, disebut tengah melakukan negosiasi pembebasan warga asing dan Suriah yang disandera kelompok militan di Suriah.

Qatar disebut mendukung serangan AS ke wilayah yang dikuasai kelompok militan Negara Islam Irak-Suriah (ISIS) di Suriah, memberi kontribusi satu pesawat tempurnya untuk serangan udara, tapi tidak mengambil peran aktif dalam operasi yang dipimpin AS.

Negara Arab lainnya yang bergabung dengan AS menyerang ISIS, antara lain Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Yordania, dan Bahrain, adalah negara-negara yang dikuasai muslim Sunni dan bertentangan dengan Assad, yang merupakan penganut salah satu sekte Syiah.

Qatar sejak lama diyakini menggunakan kekayaannya dari minyak dan gas untuk mendukung kelompok-kelompok militan di kawasan, termasuk pemberontak di Suriah. Namun Qatar membantah terkait dengan ISIS di Irak dan Suriah.

Qatar terlibat dalam negosiasi pembebasan 45 tentara penjaga perdamaian PBB yang disandera di perbatasan Suriah dan Israel, setelah diserang oleh militan ISIS. "Kami tidak membayar tebusan," kata al-Attiya.***vv/mpc/bs



  • 0 komentar
  • Baca 1142 kali