cache/resized/89223fafb7193a09af541cb2610486b2.jpg
Jakarta(MedanPunya) Presiden Joko Widodo menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2020 ...
cache/resized/9e51edb2fb71b473d38ba9a7a712fc12.jpg
Washington(MedanPunya) Pemerintah Amerika Serikat tengah menyelidiki intensif apakah virus Corona ...
cache/resized/9a84fa7c035130d22fadbbf8666b577e.jpg
Medan(MedanPunya) Kapolda Sumatera Utara (Sumut) Irjen Martuani Sormin meminta semua pihak mematuhi ...

Santiago(MedanPunya) Presiden Cile, Michelle Bachelet, Rabu (6/5) waktu setempat, mengatakan bahwa ia telah meminta semua menteri kabinetnya menyerahkan surat pengunduran diri mereka. Setelah itu, dia akan memutuskan siapa yang tetap dipertahankan dan siapa yang harus pergi dalam waktu 72 jam ke depan.

Bachelet dihadapkan pada rating popularitas persetujuan yang paling rendah dalam karir politiknya, dan baru-baru ini mengakui bahwa skandal korupsi telah mengguncang pemerintahannya.

"Beberapa jam lalu saya meminta semua menteri saya untuk menyerahkan surat pengunduran diri mereka," kata Bachelet dalam sebuah wawancara dengan wartawan televisi lokal Chanel 13, Mario Kreutzberger. "Ini merupakan waktu untuk perubahan kabinet."

Tingkat korupsi di Cile merupakan salah satu yang terendah di Amerika Selatan. Namun kepercayaan terhadap politisi dan elite bisnis telah terkikis di tengah skandal pinjaman bank yang melibatkan putra Bachelet, serta skandal pendanaan kampanye yang melibatkan para politisi sayap kanan dan sebuah perusahaan keuangan terkemuka.

Kontroversi terbaru yang melibatkan keluarga Sang Presiden telah merusak citra Bachelet, yang ketika memenangkan kursi kepresidenan tahun lalu berjanji untuk melawan ketidaksetaraan di Cile.

Sebuah jajak pendapat terbaru menunjukkan tingkat popularitas Bachelet hanya 31 persen pada April, tidak berubah dari bulan Maret. Itu merupakan level terendah bagi pemerintahannya saat ini dan masa kepresidenan tahun 2006-2010.

Survei itu dilakukan GfK Adimark, yang menyurvei 1.049 orang antara tanggal 7- 29 Maret.***kps/mpc/bs

  • 0 komentar
  • Baca 999 kali