cache/resized/2b2c034cf620b2a0f357c14287c0a073.jpg
Washington(MedanPunya) Otoritas Amerika Serikat (AS) resmi mendakwa Presiden Venezuela, Nicolas ...
cache/resized/de63f0d2a22d502cee5872cc2ecad34c.jpg
MedanPunya - Menyusul ponsel orang terkaya dunia, Jeff Bezos, diretas melalui file video yang ...
cache/resized/e8817f3e820125f5141ada3a1cb021dd.jpg
Teheran(MedanPunya) Seorang anggota parlemen Iran menawarkan uang sebesar US$ 3 juta (Rp 40,3 ...

Riyadh(MedanPunya) Pasukan Arab Saudi dan koalisi bersumpah akan memberikan respons keras terhadap para pemberontak Syiah Houthi di Yaman. Hal ini disampaikan menyusul serangan Houthi ke kota perbatasan Saudi yang telah menewaskan beberapa warga Saudi.

"Situasinya sekarang berubah. Operasi tadinya bertujuan melindungi legitimasi di Yaman dan rakyat Yaman. Konfrontasi sekarang menargetkan perbatasan Kerajaan Arab Saudi dan keselamatan serta keamanan kota-kota Saudi," ujar juru bicara koalisi Saudi, Brigadir Jenderal Ahmed Asseri dalam statemennya.

"Pasukan koalisi akan memberikan respons keras dimulai dari sekarang, sehingga mereka yang melakukan operasi itu akan mendapat ganjaran," cetus pejabat militer Saudi itu.

Bahkan ditegaskan Asseri, tak akan ada batasan menyangkut respons yang akan diberikan koalisi terhadap pemberontak Houthi.

Sebelumnya, serangan yang dilancarkan pemberontak Houthi di Yaman ke kota perbatasan Arab Saudi menelan lima korban jiwa. Sebanyak lima warga Saudi tewas akibat mortir dan roket yang ditembakkan Houthi tersebut.

Dalam serangan Houthi di kota Najran dan sebuah desa di provinsi Jizan tersebut, ini pertama kalinya warga Saudi menjadi korban dalam konflik Yaman. Sebagai respons atas serangan Houthi ini, koalisi Saudi melancarkan serangan udara terhadap posisi-posisi Houthi di kota-kota Yaman utara.

Menurut pihak Pertahanan Sipil di kota Najran seperti dilansir kantor berita Reuters, Kamis (7/5/2015), seorang polisi tewas ketika mortir-mortir Houthi jatuh di dekat aparat polisi yang tengah berpatroli di dekat penjara.

Korban tewas lainnya adalah empat warga sipil Saudi, termasuk dua orang yang berada di dalam sebuah mobil dan dua orang lainnya yang berada di bengkel mobil.***dtc/mpc/bs

  • 0 komentar
  • Baca 1059 kali