cache/resized/568a86d8d8e289493dd92041cc167676.jpg
Doha(MedanPunya) FIFA secara resmi meluncurkan logo Piala Dunia 2022. Logo Piala Dunia yang akan ...
cache/resized/e7d56ad1eb9b6dc4f18b672b05a683f0.jpg
Bangkok(MedanPunya) Kerajaan Thailand dilaporkan merilis foto selir Raja Maha Vajiralongkorn dalam ...
cache/resized/f695b99f0277758dfe81e7b4284ae74e.jpg
Naples(MedanPunya) Dries Mertens tak menahan diri ketika ditanya soal keputusan Maurizio Sarri ...

Pyongyang(MedanPunya) Biasanya, yang membuat pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un, murka adalah para petinggi jenderal atau musuh potensial Korea Utara. Namun kali ini, kemarahan Jong Un ditujukan pada sebuah peternakan kura-kura air tawar.

Pimpinan tertinggi negara itu melakukan inspeksi ke peternakan kura-kura air tawar Taedonggang lalu menemukan banyak “persoalan serius.”

Peternakan Taedonggang, berlokasi di pinggiran Pyongyang, tidak mendapat perhatian cukup. Padahal peternakan itu terinspirasi dari mendiang ayah Jong Un, Kim Jong Il. Tujuannya, untuk “menyediakan kura-kura air tawar yang lezat dan bergizi yang secara luas dikenal sebagai obat berharga sejak zaman dulu.”

“Sulit dimengerti bahwa peternakan yang dikunjungi oleh Kim Jong Il bahkan tidak menyediakan ruang untuk belajar sejarah revolusioner," kata Kim.

"Karyawan yang gagal menanamkan kepemimpinan (Jong Il) secara lebih dalam di pikiran mereka tidak akan bisa berprestasi dalam peran mereka untuk memproduksi,” lanjut dia.

Ia juga menambahkan bahwa suasana peternakan itu sangat berbeda dari peternakan lain yang ia kunjungi.

Peternakan Taedonggang juga seharusnya mengembangbiakkan lobster. Namun menurut Kim, hal tersebut gagal dilakukan karena “ketidakmampuan, cara berpikir yang ketinggalan zaman serta gaya kerja yang tidak bertanggung jawab" dari sang manajer.

Korea Utara saat ini sedang menyiapkan perayaan 70 tahun Partai Pekerja Korea (WPK), yang biasanya menjadi perayaan mewah dengan berbagai jenis makanan yang hanya bisa diimpikan oleh sebagian besar warga Korea Utara.

Namun dengan diberhentikannya impor barang mewah karena sanksi dari PBB, Korea Utara harus memproduksi kebutuhan mereka sendiri, termasuk lobster.

Jong Un melanjutkan kritiknya. “Semua personel dan rakyat bekerja keras setiap waktu guna memberi persembahan terbaik untuk perayaan 70 tahun WPK, tapi ia tak bisa mengerti apa yang akan dipersembahkan para karyawan peternakan pada Festival Oktober," kata Kim.***cnn/mpc/bs

  • 0 komentar
  • Baca 902 kali