cache/resized/e8817f3e820125f5141ada3a1cb021dd.jpg
Teheran(MedanPunya) Seorang anggota parlemen Iran menawarkan uang sebesar US$ 3 juta (Rp 40,3 ...
cache/resized/b08c12473eaedd350872fbba9d495169.jpg
Jakarta(MedanPunya) Menteri BUMN Erick Thohir mengungkapkan ada cucu usaha dari PT Garuda Indonesia ...
cache/resized/03ae02c03a497507a5cc772e7d2ad074.jpg
Jakarta(MedanPunya) Mahkamah Agung (MA) menyunat hukuman mantan Menteri Sosial Idrus Marham. Ia ...

Washington(MedanPunya) Perusahaan teknologi Google baru-baru ini meminta maaf karena telah rasis di dalam Google Maps yang menampilkan hasil pencarian Gedung Putih yang didiami Presiden Amerika Serikat, Barack Obama dengan kata cercaan "nigger".

Penggunaan Google Maps beberapa waktu lalu bisa melakukan penelusuran Gedung Putih dengan kata-kata cercaan "nigger house" untuk pencarian secara global, sedangkan khusus area Washington D.C., pengguna bisa memasukan kata "nigger king".

"Beberapa hasil penelusuran tak pantas yang tak seharusnya muncul di Google Maps, kami mohon maaf atas kesalahan ini. Tim kami sedang memperbaiki masalah ini secepatnya," ujar juru bicara Google dalam sebuah pernyataan.

Google sudah berhasil memperbaiki kesalahan teknis pada fungsi Google Maps. Perusahaan mengatakan, kesalahan tersebut berasal dari sistem ranking pencarian.

Eksekutif teknisi Google, Jen Fitzpatrick menulis pada blog Google bahwa perusahaan telah melakukan pembaruan dalam sistem algoritma.

Untuk pencarian kata "nigger house" di wilayah New York, hasilnya nihil. Namun masih sangat mungkin jika pencarian kata hinaan tersebut masih bisa terlihat di kawasan lain.

Menanggapi hal ini, Google mengatakan akan meninjau lebih jauh perbaikan sistemnya secara bertahap dalam skala global. Sementara Fitzpatrick menuturkan, orang-orang sering menggunakan frasa yang beragam saat membicarakan tempat umum.

"Bahasa atau ungkapan seperti itu tak seharusnya ditampilkan di Google Maps. Kami sangat menyesal atas masalah ini dan sedang memperbaikinya agar kejadian serupa tak terulang kembali," Fitzpatrick menambahkan.***cnn/mpc/bs

  • 0 komentar
  • Baca 847 kali