cache/resized/9a84fa7c035130d22fadbbf8666b577e.jpg
Medan(MedanPunya) Kapolda Sumatera Utara (Sumut) Irjen Martuani Sormin meminta semua pihak mematuhi ...
cache/resized/2b2c034cf620b2a0f357c14287c0a073.jpg
Washington(MedanPunya) Otoritas Amerika Serikat (AS) resmi mendakwa Presiden Venezuela, Nicolas ...
cache/resized/de63f0d2a22d502cee5872cc2ecad34c.jpg
MedanPunya - Menyusul ponsel orang terkaya dunia, Jeff Bezos, diretas melalui file video yang ...

Washington(MedanPunya) Enam personel pasukan penjaga perdamaian luka-luka ketika dua bom rakitan meledak di dua tempat terpisah di wilayah Sinai, Mesir. Keenam personel tersebut terdiri dari empat tentara Amerika Serikat dan dua pasukan multinasional.

"Kami mengetahui bahwa empat tentara perdamaian AS dan dua tentara perdamaian Multinational Force and Observer (MFO) terluka hari ini dalam dua ledakan bom rakitan improvised explosive devices (IED) di Sinai timur laut," kata juru bicara Departemen Pertahanan AS, Kapten Jeff Davis.

"MFO mengevakuasi tentara-tentara tersebut lewat udara ke sebuah fasilitas medis tempat mereka semua sedang menerima perawatan atas luka-luka yang tidak membahayakan jiwa. Kami mendoakan agar semua tentara yang terluka cepat sembuh," tutur pejabat tinggi Pentagon itu dalam sebuah statemen.

Sejauh ini belum ada kelompok yang mengklaim serangan bom pada Kamis, 3 September waktu setempat tersebut. Davis menolak berkomentar mengenai pihak mana yang diduga AS bertanggung jawab atas serangan itu.

"Keselamatan dan keamanan pasukan AS tetap menjadi prioritas utama kami dan kami berkomitmen untuk mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk perlindungan mereka," tandas Davis.

Davis pun menambahkan, Washington tetap berkomitmen untuk berperan dalam pasukan multinasional dan pengamat yang mendukung perjanjian damai antara Israel dan Mesir.***dtc/mpc/bs

  • 0 komentar
  • Baca 999 kali