cache/resized/89223fafb7193a09af541cb2610486b2.jpg
Jakarta(MedanPunya) Presiden Joko Widodo menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2020 ...
cache/resized/9e51edb2fb71b473d38ba9a7a712fc12.jpg
Washington(MedanPunya) Pemerintah Amerika Serikat tengah menyelidiki intensif apakah virus Corona ...
cache/resized/9a84fa7c035130d22fadbbf8666b577e.jpg
Medan(MedanPunya) Kapolda Sumatera Utara (Sumut) Irjen Martuani Sormin meminta semua pihak mematuhi ...

Teheran(MedanPunya) Sebanyak 717 orang tewas dalam tragedi Mina saat jutaan jamaah haji hendak menuju lokasi lempar jumroh. Pemimpin revolusi Islam Ayatollah Seyyed Ali Khamenei menyerukan 3 hari berkabung nasional atas tragedi yang turut menewaskan 90 warga Iran itu.

"Saya menyatakan tiga hari berkabung nasional di negara ini," kata Ayatollah Ali Khamenei.

Khamenei mengatakan bahwa pemerintah Saudi berkewajiban untuk menerima tanggung jawab berat dalam insiden yang terjadi tahun ini. Tak hanya itu, Saudi juga wajib memenuhi kewajibannya kepada para korban yang berjatuhan saat hendak menuju lokasi lempar jumroh.

"Tindakan salah urus dan tidak benar berada di balik tragedi ini," ucap Khemeini.

Sementara itu, Presiden Iran Hassan Rouhani menyampaikan belasungkawanya kepada keluarga korban tewas dalam tragedi Mina.

"Hati saya bersama korban dan keluarga mereka. Pemerintah siap membantu," ucap Rouhani.

Kepala organisasi haji Iran Saeed Ohadi mengatakan sebanyak 90 orang warga Iran tewas dalam tragedi Mina, 150 lainnya terkonfirmasi mengalami luka-luka. Pemerintah Arab Saudi merilis total jumlah korban tewas mencapai 717 orang dan 863 lain terluka.***dtc/mpc/bs

  • 0 komentar
  • Baca 833 kali