cache/resized/9a84fa7c035130d22fadbbf8666b577e.jpg
Medan(MedanPunya) Kapolda Sumatera Utara (Sumut) Irjen Martuani Sormin meminta semua pihak mematuhi ...
cache/resized/2b2c034cf620b2a0f357c14287c0a073.jpg
Washington(MedanPunya) Otoritas Amerika Serikat (AS) resmi mendakwa Presiden Venezuela, Nicolas ...
cache/resized/de63f0d2a22d502cee5872cc2ecad34c.jpg
MedanPunya - Menyusul ponsel orang terkaya dunia, Jeff Bezos, diretas melalui file video yang ...

Jakarta(MedanPunya.Com) Harga minyak dunia saat ini terus turun bahkan hingga di bawah US$ 70 per barel. Meski begitu, pemerintah Indonesia masih memberikan subsidi bahan bakar minyak (BBM) Rp 1.800-Rp 5.400/liter.

"Pemerintah masih beri subsidi BBM dalam tiap liter premium, solar, dan minyak tanah," ujar Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) Andy Noorsaman Someng, Senin (1/12).

Andy mengatakan, berdasarkan pantauan dan hitungan Kementerian ESDM, sepanjang November 2014, harga minyak Indonesia (Indonesian Crude Price/ICP) rata-rata dari awal tahun US$ 92 per barel.

"Rata-rata ICP November 2014 mencapai US$ 92 per barel," ungkap Andy.

Ia menegaskan, dengan ICP US$ 92 per barel, pemerintah masih memberikan subsidi Rp 1.800-Rp 5.400 per liter.

"Dengan rata-rata ICP US$ 92 per barel, maka untuk bensin premium masih disubsidi Rp 1.898 per liter, untuk solar masih disubsidi Rp 3.216 per liter, dan untuk minyak tanah atau kerosine masih disubsidi Rp 5.400 per liter," tutupnya.***dtc/mpc/bs

  • 0 komentar
  • Baca 1114 kali