cache/resized/89223fafb7193a09af541cb2610486b2.jpg
Jakarta(MedanPunya) Presiden Joko Widodo menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2020 ...
cache/resized/9e51edb2fb71b473d38ba9a7a712fc12.jpg
Washington(MedanPunya) Pemerintah Amerika Serikat tengah menyelidiki intensif apakah virus Corona ...
cache/resized/9a84fa7c035130d22fadbbf8666b577e.jpg
Medan(MedanPunya) Kapolda Sumatera Utara (Sumut) Irjen Martuani Sormin meminta semua pihak mematuhi ...

Jakarta(MedanPunya.Com) Penerbitan surat utang (obligasi) oleh pemerintah tahun ini sudah selesai. Obligasi negara, yang disebut Surat Berharga Negara (SBN), laris diburu investor baik domestik maupun asing.

Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro menyebutkan, pemerintah tahun ini menerbitkan beberapa SBN valas. Meliputi Global Bonds yang laku terjual Rp 48,5 triliun, Sukuk Global Rp 17,7 triliun, dan Euro Bonds Rp 15,8 triliun.

"Seluruhnya oversubscribed (kelebihan permintaan), yang menunjukkan tingginya antusiasme investor asing terhadap Indonesia," ungkapnya dalam acara Investor Gathering di Gedung Djuanda, komplek Kementerian Keuangan, Jakarta, Rabu (3/12).

Investor domestik, lanjut Bambang, juga tidak kalah antusias untuk membeli SBN. Setiap kali penerbitan di dalam negeri, selalu melampaui target.

"Dari sisi penerbitan domestik, dalam beberapa kali penerbitan SBN ritel selama tahun 2014 juga menunjukkan tingginya minat investor dalam negeri," terangnya.

Untuk tahun depan, Bambang berharap investor tetap meletakkan kepercayaan terhadap Indonesia. "Kami tetap berharap bahwa kepercayaan ini dapat terus berlanjut di masa yang akan datang," kata Bambang.***dtc/mpc/bs

  • 0 komentar
  • Baca 1062 kali