Cetak halaman ini

Jakarta(MedanPunya.Com) Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) masih melanjutkan tren pelemahan. Dolar AS mendekati level Rp 12.350.

Dolar AS saat ini diperdagangkan di posisi Rp 12.347. Ini adalah posisi terkuat, dan telemah di Rp 12.335.

Riset Bahan Securities menyebutkan, rupiah pada perdagangan kemarin ditutup di posisi Rp 12.348 per dolar AS. Hari ini, rupiah diperkirakan masih bergerak cenderung melemah.

"Kami perkirakan rupiah akan bergerak di kisaran Rp 12.304-12.375/US$ dengan kecenderungan melemah," sebut riset itu.

Sementara riset First Asia Capital menyebutkan, koreksi terhadap rupiah utamanya disebabkan kondisi di AS yang semakin membaik. Akibatnya, investor banyak masuk ke pasar Negeri Paman Sam, sehingga dolar AS menguat dibandingkan mata uang utama dunia.

Selain itu, ada pula sentimen domestik, yaitu dipangkasnya proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia. Bank Dunia memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2015 di kisaran 5,2%. Lebih rendah dari perkiraan awal yang dirilis Juli 2014 yaitu 5,6%.

Sama halnya dengan 2015, Bank Dunia juga memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun ini yaitu menjadi 5,1%. Lebih rendah dari perkiraan sebelumnya yang sebesar 5,2%.

Reza Priyambada, Kepala Riset Woori Korindo Securities Indonesia, mengatakan pelemahan rupiah kali ini lebih disebabkan depresiasi yen Jepang dan dolar AS yang masih melaju cukup kencang. Sentimen negatif dari dalam negeri juga memberi pengaruh.

"Penilaian Bank Dunia juga membawa dampak buruk bagi laju rupiah setelah pelaku pasar lebih memilih masuk ke dolar AS dibandingkan rupiah yang terkena berita negatif. Rupiah gagal mencoba menguat seiring berita negatif dan imbas menguatnya greenback (sebutan bagi dolar AS)," papar Reza.

Menurut Reza, perlu ada intervensi maupun sentimen positif kuat untuk dapat membuat rupiah dapat kembali perkasa. Dia memperkirakan hari ini rupiah akan bergerak di level Rp 12.356-12.340 per dolar AS.***dtc/mpc/bs

  • 0 komentar
  • Baca 1195 kali