cache/resized/de63f0d2a22d502cee5872cc2ecad34c.jpg
MedanPunya - Menyusul ponsel orang terkaya dunia, Jeff Bezos, diretas melalui file video yang ...
cache/resized/e8817f3e820125f5141ada3a1cb021dd.jpg
Teheran(MedanPunya) Seorang anggota parlemen Iran menawarkan uang sebesar US$ 3 juta (Rp 40,3 ...
cache/resized/b08c12473eaedd350872fbba9d495169.jpg
Jakarta(MedanPunya) Menteri BUMN Erick Thohir mengungkapkan ada cucu usaha dari PT Garuda Indonesia ...

Jakarta(MedanPunya) Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk kembali menahan suku bunga acuannya. BI 7 Days Repo Rate masih di level 6%.

"Dengan melihat berbagai perkembangan baik ekonomi global, nilai tukar inflasi. RDG BI pada tanggal 24-25 april 2019 memutuskan untuk mempertahankan BI 7days reverse repo rate 6%," ungkap Gubernur BI Perry Warjiyo, Kamis (25/4).

Perry mengatakan, suku bunga deposit facility dan lending facility juga ditahan. "Deposit facility 5,25% lending facility 6,75%," kata Perry.

"Keputusan tersebut sejalan dengan upaya memperkuat stabilitas eksternal perekonomian Indonesia," kata Perry.

Perry menambahkan untuk mendorong pertumbuhan permintaan domestik, BI memperluas kebijakan yang lebih akomodatif. BI meningkatkan ketersediaan likuiditas dan dukung pendalaman pasar keuangan dengan mendorong operasi moneter.

"Perluasan sistem kliring nasional BI dari sisi penambahan waktu dan penambahan settlement dan nominal transaksi," ujarnya.

Menurutnya, BI juga mendorong sisi suplai dari domestic non deliverable forward melalui penyederhanaan underlying transaksi implementasi sarana dan prasarana di pasar uang dan pasar valas.

"Mengembangkan pasar surat berharga komersial untuk sumber pendanaan alternatif jangka pendek korporasi," tambahnya.***dtc/mpc/bs

  • 0 komentar
  • Baca 239 kali