cache/resized/568a86d8d8e289493dd92041cc167676.jpg
Doha(MedanPunya) FIFA secara resmi meluncurkan logo Piala Dunia 2022. Logo Piala Dunia yang akan ...
cache/resized/e7d56ad1eb9b6dc4f18b672b05a683f0.jpg
Bangkok(MedanPunya) Kerajaan Thailand dilaporkan merilis foto selir Raja Maha Vajiralongkorn dalam ...
cache/resized/f695b99f0277758dfe81e7b4284ae74e.jpg
Naples(MedanPunya) Dries Mertens tak menahan diri ketika ditanya soal keputusan Maurizio Sarri ...

Jakarta(MedanPunya) Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Kepala Bappenas) Bambang Brodjonegoro mengatakan, tahun 2020 merupakan era baru bagi tingkat kemiskinan di Indonesia yang sudah di level satu digit.

Saat membuka Rakorbangpus dan Temu Konsultasi Triwulan II Bappenas-Bappeda 2019. Bambang menyebutkan, tingkat kemiskinan pada 2020 akan ditarget 8,5-9%.

"Kemiskinan memasuki babak baru di bawah 9%. Jadi kalau tahun lalu bisa di bawah 10%, sekarang sudah di bawah 9%," ujar Bambang, Selasa (30/4).

Bambang menyebutkan, angka kemiskinan sebesar 8,5-9% itu juga masuk ke dalam target pembangunan ekonomi tahun 2020. Dalam target tersebut ada juga indeks pembangunan manusia (IPM) 72,5. Indeks gini ratio sebesar 0,375-0,380. Sedangkan tingkat pengangguran terbuka (TPT) sebesar 4,8-5,1%.

"TPT kita jaga sekitar natural alamiah yaitu 5%," ujar dia.

Mengenai pertumbuhan ekonomi, Mantan Menteri Keuangan ini mengungkapkan pada 2020 ditarget sebesar 5,3-5,6%. Menurut dia, pertumbuhan ekonomi di tahun depan masih didorong oleh tingkat konsumsi rumah tangga yang berada di level 5%.

"Investasi di atas 7% dan ekspor bisa dipertahankan pertumbuhannya normal moderat di 5,5% sampai 7%," ungkap dia.***dtc/mpc/bs

  • 0 komentar
  • Baca 114 kali