cache/resized/e8817f3e820125f5141ada3a1cb021dd.jpg
Teheran(MedanPunya) Seorang anggota parlemen Iran menawarkan uang sebesar US$ 3 juta (Rp 40,3 ...
cache/resized/b08c12473eaedd350872fbba9d495169.jpg
Jakarta(MedanPunya) Menteri BUMN Erick Thohir mengungkapkan ada cucu usaha dari PT Garuda Indonesia ...
cache/resized/03ae02c03a497507a5cc772e7d2ad074.jpg
Jakarta(MedanPunya) Mahkamah Agung (MA) menyunat hukuman mantan Menteri Sosial Idrus Marham. Ia ...

Jakarta(MedanPunya) Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Kepala Bappenas) Bambang Brodjonegoro mengatakan, tahun 2020 merupakan era baru bagi tingkat kemiskinan di Indonesia yang sudah di level satu digit.

Saat membuka Rakorbangpus dan Temu Konsultasi Triwulan II Bappenas-Bappeda 2019. Bambang menyebutkan, tingkat kemiskinan pada 2020 akan ditarget 8,5-9%.

"Kemiskinan memasuki babak baru di bawah 9%. Jadi kalau tahun lalu bisa di bawah 10%, sekarang sudah di bawah 9%," ujar Bambang, Selasa (30/4).

Bambang menyebutkan, angka kemiskinan sebesar 8,5-9% itu juga masuk ke dalam target pembangunan ekonomi tahun 2020. Dalam target tersebut ada juga indeks pembangunan manusia (IPM) 72,5. Indeks gini ratio sebesar 0,375-0,380. Sedangkan tingkat pengangguran terbuka (TPT) sebesar 4,8-5,1%.

"TPT kita jaga sekitar natural alamiah yaitu 5%," ujar dia.

Mengenai pertumbuhan ekonomi, Mantan Menteri Keuangan ini mengungkapkan pada 2020 ditarget sebesar 5,3-5,6%. Menurut dia, pertumbuhan ekonomi di tahun depan masih didorong oleh tingkat konsumsi rumah tangga yang berada di level 5%.

"Investasi di atas 7% dan ekspor bisa dipertahankan pertumbuhannya normal moderat di 5,5% sampai 7%," ungkap dia.***dtc/mpc/bs

  • 0 komentar
  • Baca 186 kali