cache/resized/b08c12473eaedd350872fbba9d495169.jpg
Jakarta(MedanPunya) Menteri BUMN Erick Thohir mengungkapkan ada cucu usaha dari PT Garuda Indonesia ...
cache/resized/03ae02c03a497507a5cc772e7d2ad074.jpg
Jakarta(MedanPunya) Mahkamah Agung (MA) menyunat hukuman mantan Menteri Sosial Idrus Marham. Ia ...
cache/resized/e7c744cd89e31cec761eab760e829fec.jpg
Medan(MedanPunya) Gubernur Edy Rahmayadi menegaskan keharusan Apatur Sipil Negara (ASN) Sumatera ...

Jakarta(MedanPunya) PT Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2019. Hasilnya laba bersih dari wasit pasar modal itu 2018 turun 14,5%.

"RUPST ini dihadiri oleh 105 pemegang saham atau 99,05%," kata Direktur Utama BEI Inarno Djayadi di Gedung BEI, Jakarta, Rabu (26/6).

BEI pada 2018 mengantongi pendapatan usaha sebesar Rp 1,35 triliun. Angka itu meningkat 12,6% dari pendapatan usaha di 2017 sebesar Rp 1,2 triliun.

Secara keseluruhan total pendapatan BEI di 2018 sebesar Rp 1,53 triliun. Angka itu naik 5,74% dari posisi 2017 sebesar Rp 1,45 triliun.

Namun jumlah beban BEI di 2018 naik 12,33% dari posisi 2017 menjadi Rp 1,26 triliun. Kenaikan beban itu dipengaruhi oleh kenaikan biaya penyusutan seiring dengan adanya pembaharuan sistem perdagangan dan data center.

Alhasil pada 2018 BEI mengantongi laba bersih Rp 265 miliar. Angka itu menurun 14,5% dibandingkan laba bersih BEI 2017 sebesar Rp 310 miliar.***dtc/mpc/bs

  • 0 komentar
  • Baca 272 kali