cache/resized/f695b99f0277758dfe81e7b4284ae74e.jpg
Naples(MedanPunya) Dries Mertens tak menahan diri ketika ditanya soal keputusan Maurizio Sarri ...
cache/resized/f95acf087ea3c8aaa4510ffa1381d291.jpg
Pyongyang(MedanPunya) Pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong Un dikabarkan meminta uang kepada ...
cache/resized/a169e5794c5351a617f5fa2480cc01f3.jpg
Beijing(MedanPunya) Citra satelit terbaru menunjukkan aktivitas China yang tengah membuat kapal ...

Jakarta(MedanPunya) Neraca Perdagangan Indonesia kembali tekor. Pada Juli 2019 ini neraca dagang tercatat defisit sebesar US$ 60 juta.

Angka defisit itu didapat dari selisih nilai impor yang lebih besar daripada ekspor.

Nilai ekspor Juli 2019 tercatat sebesar US$ 15,45 miliar. Sementara nilai impor Juli 2019 sebesar US$ 15,51 miliar.

"Dengan Ekspor US$ 15,45 miliar dan Impor US$ 15,51 miliar, terjadi defisit US$ 0,06 miliar," jelas Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto, Kamis (15/8).

Berikut neraca perdagangan RI dari Januari hingga Juli 2019:
Januari defisit US$ 1,16 miliar
Februari surplus US$ 330 juta
Maret surplus US$ 540 juta
April defisit US$ 2,50 miliar
Mei surplus US$ 210 juta
Juni surplus US$ 200 juta
Juli defisit US$ 60 juta.

***dtc/mpc/bs

  • 0 komentar
  • Baca 23 kali