cache/resized/e7c744cd89e31cec761eab760e829fec.jpg
Medan(MedanPunya) Gubernur Edy Rahmayadi menegaskan keharusan Apatur Sipil Negara (ASN) Sumatera ...
cache/resized/6039b8c3883e38106b1a3814f7533f80.jpg
Jakarta(MedanPunya)  KPK mengamankan Wali Kota Medan Dzulmi Eldin dalam operasi tangkap tangan ...
cache/resized/f86de64f77ac713dca1ea98db290abda.jpg
Jakarta(MedanPunya) Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati ikut buka suara terkait banyaknya ...

Jakarta(MedanPunya) Neraca Perdagangan Indonesia kembali tekor. Pada Juli 2019 ini neraca dagang tercatat defisit sebesar US$ 60 juta.

Angka defisit itu didapat dari selisih nilai impor yang lebih besar daripada ekspor.

Nilai ekspor Juli 2019 tercatat sebesar US$ 15,45 miliar. Sementara nilai impor Juli 2019 sebesar US$ 15,51 miliar.

"Dengan Ekspor US$ 15,45 miliar dan Impor US$ 15,51 miliar, terjadi defisit US$ 0,06 miliar," jelas Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto, Kamis (15/8).

Berikut neraca perdagangan RI dari Januari hingga Juli 2019:
Januari defisit US$ 1,16 miliar
Februari surplus US$ 330 juta
Maret surplus US$ 540 juta
April defisit US$ 2,50 miliar
Mei surplus US$ 210 juta
Juni surplus US$ 200 juta
Juli defisit US$ 60 juta.

***dtc/mpc/bs

  • 0 komentar
  • Baca 82 kali