cache/resized/89223fafb7193a09af541cb2610486b2.jpg
Jakarta(MedanPunya) Presiden Joko Widodo menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2020 ...
cache/resized/9e51edb2fb71b473d38ba9a7a712fc12.jpg
Washington(MedanPunya) Pemerintah Amerika Serikat tengah menyelidiki intensif apakah virus Corona ...
cache/resized/9a84fa7c035130d22fadbbf8666b577e.jpg
Medan(MedanPunya) Kapolda Sumatera Utara (Sumut) Irjen Martuani Sormin meminta semua pihak mematuhi ...

Jakarta(MedanPunya) Pemerintah kembali membidik pembiayaan sebesar Rp 12 triliun dari pasar domestik melalui lelang empat seri surat utang negara (SUN) pada Selasa, (3/2).

SUN seri baru yang akan terbit adalah SPN03150504 dengan tenor satu tahun dan SPN12160204 tenor dua tahun. Secara bersamaan juga akan dilelang kembali SUN seri FR0069 dengan tenor empat tahun dan FR0071 tenor 14 tahun.

Robert Pakpahan, Direktur Jenderal Pengelolaan Utang, menjelaskan keempat seri surat utang yang akan dilelang tersebut mempunyai nominal per unit sebesar Rp 1 juta.

"Jumlah indikatif yang dilelang sebesar Rp 12triliun untuk memenuhi sebagian dari target pembiayaan dalam APBN 2015," jelas Robert.

Menurut Robert, penjualan SUN tersebut akan dilaksanakan dengan menggunakan sistem pelelangan yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia. Lelang bersifat terbuka menggunakan metode harga beragam .

"Total alokasi pembelian non-kompetitif untuk SUN seri SPN03150504 dan SPN12160204 adalah sebesar 50 persen dari yang dimenangkan. Sedangkan alokasi pembelian non-kompetitif untuk FR0069 dan FR0071 adalah maksimal sebesar 30 persen dari yang dimenangkan," tuturnya.

Robert mengatakan pemerintah memiliki hak untuk menjual keempat seri SUN tersebut lebih besar atau lebih kecil dari jumlah indikatif yang ditentukan.

Lelang akan dibuka pada pukul 10.00 WIB dan ditutup pukul 12.00 WIB, sedangkan hasil lelang akan diumumkan pada hari yang sama. Setelmen akan dilaksanakan pada hari Kamis, (5/2).***cnn/mpc/bs

  • 0 komentar
  • Baca 1117 kali