cache/resized/89223fafb7193a09af541cb2610486b2.jpg
Jakarta(MedanPunya) Presiden Joko Widodo menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2020 ...
cache/resized/9e51edb2fb71b473d38ba9a7a712fc12.jpg
Washington(MedanPunya) Pemerintah Amerika Serikat tengah menyelidiki intensif apakah virus Corona ...
cache/resized/9a84fa7c035130d22fadbbf8666b577e.jpg
Medan(MedanPunya) Kapolda Sumatera Utara (Sumut) Irjen Martuani Sormin meminta semua pihak mematuhi ...

New York(MedanPunya) Pasar saham Wall Street berakhir melemah tipis setelah dua hari menguat. Saham-saham energi kembali kena koreksi mengikuti turunnya harga minyak dunia.

Investor juga khawatir akan situasi terkini di Eropa. Bank Sentra Uni Eropa tiba-tiba menolak rencana Yunani menerbitkan surat utang demi menyelamatkan sektor keuangannya.

Ini berarti European Central Bank (ECB) harus menyediakan dana hingga 10 miliar euro untuk menambah likuiditas di Yunani.

"Kita menyangka sudah akan ada perubahan di Yunani, ternyata masalah likuiditas ini masih panjang. Mereka (Yunani) sempat mengalami perkembangan, tapi sekarang seolah jatuh lagi," kata Larry Peruzzi, analis senior dari Cabrera Capital Markets Inc di Boston.

Pada penutupan perdagangan Rabu waktu setempat, Indeks Dow Jones naik tipis 6,62 poin (0,04%) ke level 17.673,02, Indesk S&P 500 kehilangan 8.,52 poin (0,42%) ke level 2.041,51 dan Indeks Komposit Nasdaq melemah 11,04 poin (0,23%) ke level 4.716,70.***dtc/mpc/bs

  • 0 komentar
  • Baca 1083 kali