cache/resized/568a86d8d8e289493dd92041cc167676.jpg
Doha(MedanPunya) FIFA secara resmi meluncurkan logo Piala Dunia 2022. Logo Piala Dunia yang akan ...
cache/resized/e7d56ad1eb9b6dc4f18b672b05a683f0.jpg
Bangkok(MedanPunya) Kerajaan Thailand dilaporkan merilis foto selir Raja Maha Vajiralongkorn dalam ...
cache/resized/f695b99f0277758dfe81e7b4284ae74e.jpg
Naples(MedanPunya) Dries Mertens tak menahan diri ketika ditanya soal keputusan Maurizio Sarri ...

Jakarta(MedanPunya.Com) Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pengelolaan Utang Kementerian Keuangan menerbitkan obligasi ritel atau Obligasi Negara Ritel (ORI) seri011 dengan tingkat kupon 8,5% bertenor 3 tahun. Perolehan dana yang ditargetkan dari penerbitan ini senilai Rp 20 triliun.

Dirjen Pengelolaan Utang Kemenkeu RI Robert Pakpahan mengatakan, pemerintah menargetkan perolehan dana dari penerbitan ORI ini senilai Rp 20 triliun. Penerbitan ORI ini menjadi bagian pembiayaan pemerintah.

"Target penjualan ORI Rp 20 triliun sama seperti tahun lalu. Kita optimistis ini akan terserap. Ini bagian financing APBN 2014," kata Robert, Rabu (1/10).

Pada kesempatan yang sama, Menteri Keuangan Chatib Basri menambahkan obligasi ritel ini akan jatuh tempo pada Oktober 2017.

Masa penawaran dilakukan dari tanggal 1-16 Oktober 2014, tanggal penjatahan 20 Oktober 2014, tanggal settlement 22 Oktober 2014, tanggal jatuh tempo 15 Oktober 2014.

Minimum pemesanan Rp 5 juta dan maksimum pemesanan Rp 3 miliar. Pembayaran kupon dilakukan setiap tanggal 15 di setiap bulannya. Pembayaran kupon pertama kali diberikan pada tanggal 15 November 2014.

"Nominal per unit Rp 1 juta minimum pemesanan Rp 5 juta dan kelipatannya. Maksimum pemesanan Rp 3 miliar karena ini sifatnya ritel kalau tidak dibatasi akan diborong institusi. Kupon 8,5% per tahun dibayar bulanan, tetap lebih tinggi dari BI rate," papar Chatib.

Menurut Chatib, penerbitan obligasi ritel ini dalam rangka mendorong pendalam pasar domestik.

"Kita upayakan pendalaman di pasar domestik bagus. Tahun lalu baik tahun ini mudah-mudahan baik," katanya.

Penerbitan ORI ini bekerjasama dengan 21 agen penjual yang telah ditunjuk yaitu Citibank, PT Bank ANZ Indonesia, PT Bank Bukopin Tbk, PT Bank Central Asia Tbk, PT Bank CIMB Niaga Tbk, PT Bank Danamon Indonesia Tbk, PT Bank DBS Indonesia, PT Bank Internasional Indonesia Tbk, PT Bank Mandiri Tbk, PT Bank OCBC NISP Tbk, PT Bank Negara Indonesia Tbk, PT Bank Panin Tbk, PT Bank Permata Tbk, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk, PT Bank Tabungan Negara Tbk, PT Bank UOB Indonesia, Standard Chartered Bank, The Hongkong and Shanghai Banking Corporation Ltd, PT Danareksa Sekuritas, PT Trimegah Securities Tbk, dan PT Sucorinvest Central Gani.***dtc/mpc/bs

  • 0 komentar
  • Baca 1163 kali