cache/resized/82b6617f94ea680115c3ba247773a2d5.jpg
New York(MedanPunya) Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengeluarkan kritikan kepada ...
cache/resized/d62aab24d5771b45119d776c93896d07.jpg
New York(MedanPunya) Sidang Umum PBB di New York, Amerika Serikat, dipenuhi gelak tawa ketika ...
cache/resized/76b9581d19f7a1774f274fcf0a44d676.jpg
MedanPunya - Putri Diana meninggal dunia dalam kecelakaan tragis yang terjadi di Paris pada tahun ...

Medan(MedanPunya) Rahimun Munthe (51) warga Jalan Kutacane Lama, Kelurahan Babussalam, Kabupaten Aceh Tenggara ditemukan meninggal oleh sekuriti perumahan di Jalan Jamin Ginting, Pasar Tiga, Padang Bulan. Korban ditemukan warga di dalam mobil Toyota Innova dengan plat BK 1806 AJ, Senin (11/6).

Fadli, Saksi yang berkerja sebagai Sekuriti  menemukan korban di dalam mobil Toyota Innova warna silver. Dalam keterangannya, ia mengatakan korban ingin diantar ke rumah sakit terdekat karena mengalami rasa sakit di perutnya.

"Semalam, dia kan datang ke parkiran, terus dia bilang sama ku, mau diantar ke rumah sakit, aku bilang enggak bisa. Namun, saya berinisiatif memanggil taksi untuk mengantarkan dia ke rumah sakit," ucapnya.

Sewaktu menunggu taksi tersebut, korban yang diketahui sopir travel ini tidak mau diantar menggunakan taksi.

"Ku panggil taksi aja pak, tapi dia enggak mau. Malah dia bilang sama ku 'tolong telfon teman saya bernama Teger'. Setelah itu kuhubungilah temannya itu, dan akhirnya datang'," ungkapnya.

Sembari menunggu teman korban, Fadli kembali ke tempat kerjanya dengan duduk di depan teras bank tersebut. Sekitar 10 menit kemudian, teman korban bernama Teger akhirnya datang ke lokasi dan sudah menemukan Rahimun Munthe tak bernyawa di dalam mobilnya tersebut.

Sedangkan, menurut keterangan Kasi Humas Polsek Medan Baru, Aipda Ayatullah mengatakan petugas sudah memanggil Inafis, yang kemudian membawa mayat korban ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan.

"Menurut keterangan keluarga korban, bahwa korban mengalami sakit asam lambung dan tensi tinggi, serta keluarga korban menyatakan tidak ingin dilakukan outopsi. Dan rencananya, korban ingin dibawa ke rumah duka di Kutacane," ucapnya.***trb/mpc/bs





  • 0 komentar
  • Baca 913 kali