cache/resized/e7c744cd89e31cec761eab760e829fec.jpg
Medan(MedanPunya) Gubernur Edy Rahmayadi menegaskan keharusan Apatur Sipil Negara (ASN) Sumatera ...
cache/resized/6039b8c3883e38106b1a3814f7533f80.jpg
Jakarta(MedanPunya)  KPK mengamankan Wali Kota Medan Dzulmi Eldin dalam operasi tangkap tangan ...
cache/resized/f86de64f77ac713dca1ea98db290abda.jpg
Jakarta(MedanPunya) Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati ikut buka suara terkait banyaknya ...

MedanPunya - Facebook mulai menguji fitur Data Saver atau penghemat kuota internet khusus untuk aplikasi Messenger. Artinya, saat fitur ini menyala maka berbagai konten dan obrolan akan mengonsumsi lebih sedikit data.

Fitur Data Saver ini terletak di menu pengaturan aplikasi. Pengguna tinggal menyalakannya saja agar bisa mulai menghemat kuota internet.

Setelah dinyalakan, maka video yang dikirimkan oleh lawan bicara dalam Facebook Messenger tidak akan langsung diunduh, melainkan ditampilkan sebagai gambar pra-tinjau. Hal serupa juda diterapkan saat lawan bicara mengirimkan foto.

Pengguna cukup klik gambar tersebut jika ingin melihat dan mengunduh video atau foto tersebut.

Metode tersebut hanya terjadi saat pengguna terhubung ke Facebook Messenger menggunakan koneksi internet mobile. Namun saat aplikasi terhubung melalui WiFi, maka semua konten foto atau video yang diterima pengguna akan langsung diunduh secara otomatis.

Dalam fitur ini juga terdapat perhitungan untuk menunjukkan seberapa besar penghematan data yang sudah terjadi. Perhitungan ini bisa direset kapan pun sesuai keinginan.

Sementara waktu ini, publik belum bisa menikmati Data Saver untuk Facebook Messenger. Pasalnya perusahaan masih melakukan uji coba di aplikasi Android-nya. Belum diketahui waktu perilisan resmi fitur tersebut.

Tapi jika Anda sangat penasaran dengan fitur Data Saver, Anda bisa klik tautan ini untuk mengunduh Facebook Messenger versi beta untuk menjajalnya.

Sekadar diketahui, fitur Data Server sebenarnya bukan hal baru. Beberapa waktu lalu, Google telah menambahkannya ke dalam sistem operasi Android. Kemudian Facebook juga menyusul langkah itu dengan menambahkannya ke dalam aplikasi iOS dan Android.***kps/mpc/bs