cache/resized/de63f0d2a22d502cee5872cc2ecad34c.jpg
MedanPunya - Menyusul ponsel orang terkaya dunia, Jeff Bezos, diretas melalui file video yang ...
cache/resized/e8817f3e820125f5141ada3a1cb021dd.jpg
Teheran(MedanPunya) Seorang anggota parlemen Iran menawarkan uang sebesar US$ 3 juta (Rp 40,3 ...
cache/resized/b08c12473eaedd350872fbba9d495169.jpg
Jakarta(MedanPunya) Menteri BUMN Erick Thohir mengungkapkan ada cucu usaha dari PT Garuda Indonesia ...

MedanPunya - Teknologi artificial intelligence (AI) diharapkan tak hanya membantu aktivitas sehari-hari, tapi juga mempertipis perbedaan antara kaum difabel dan orang pada umumnya. Microsoft adalah salah satu perusahaan yang menaruh perhatian tinggi pada hal ini.

Raksasa software tersebut mengatakan bakal merilis fitur baru di Microsoft Word dan PowerPoint. Bertajuk "alt-text", fitur itu memanfaatkan AI untuk membuat orang tunanetra "melihat" alias memahami slide presentasi dan gambar pada dokumen Word.

Sederhananya, ketika membuat presentasi, seseorang akan disodorkan pilihan caption yang menjelaskan presentasi tersebut dari slide ke slide. Begitu juga saat menyematkan gambar pada dokumen word.

Caption itu muncul berkat analisis gambar yang dibaca algoritma AI buatan Microsoft. Dengan begitu, ketika menyimpan file presentasi atau dokumen Word, tertera pula rekaman caption-nya.

Sehingga, saat slide presentasi dibuka oleh orang yang tak mampu melihat, rekaman caption itu akan berbunyi nyaring sebagai audio.

Fitur ini digodok menggunakan jaringan saraf yang dilatih dengan teknik pembelajaran dalam (deep learning) agar pemahaman AI lebih baik dalam mendeskripsikan konten visual.

"Dengan machine learning, layanan ini akan terus meningkat seiring makin banyak orang yang menggunakan," kata perwakilan Microsoft.

Fitur alt-text dijanjikan tersedia di Word dan PowerPoint untuk pengguna Office 365 mulai tahun depan. Belum ada tanggal pasti yang dipatok.***kps/mpc/bs