cache/resized/e7c744cd89e31cec761eab760e829fec.jpg
Medan(MedanPunya) Gubernur Edy Rahmayadi menegaskan keharusan Apatur Sipil Negara (ASN) Sumatera ...
cache/resized/6039b8c3883e38106b1a3814f7533f80.jpg
Jakarta(MedanPunya)  KPK mengamankan Wali Kota Medan Dzulmi Eldin dalam operasi tangkap tangan ...
cache/resized/f86de64f77ac713dca1ea98db290abda.jpg
Jakarta(MedanPunya) Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati ikut buka suara terkait banyaknya ...

MedanPunya - Google dikabarkan akan mempercepat penutupan layanan Google+ pada bulan April. Tepatnya, layanan jejaring sosial besutan Google itu akan pensiun pada 2 April 2019 mendatang.

Pada tanggal tersebut, Google akan mulai menutup seluruh akun Google+ dan beberapa halaman yang dibuat oleh pengguna. Kemudian, seluruh konten yang pernah diunggah ke jejaring sosial tersebut akan dihapus, termasuk foto dan video yang diarsipkan dan berada di halaman Google+.

Sebagai langkah awal penutupan, mulai 4 Februari, Google akan menyetop pembuatan akun baru, halaman baru, komunitas, dan acara di Google+.

Nantinya, ikon tombol yang digunakan untuk masuk (sign-in) baik di situs maupun melalui aplikasi mobile tidak akan berfungsi.

Tapi kemungkinan, pengguna masih bisa masuk melalui tombol sign-in Google menggunakan akun Google. Jika pengguna ingin menyelamatkan semua unggahannya sebelum dihapus pihak Google, bisa melakukannya dengan mengakses laman Download Data ini.

Google mulai menutup layanan Google+ setelah ditemukan adanya celah keamanan (bug) yang diungkap akhir 2018 lalu. Pada awalnya, bug dilaporkan mengekspos 500.000 data pribadi pengguna.

Tapi, setelah Google mencoba menambal celah tersebut, bug baru muncul pada antarmuka program aplikasi (API) dan berpotensi membahayakan keamanan 52,5 juta data pengguna. Celah keamanan tersebut telah terjadi selama tahun 2015 hingga 2018.

Selain itu, Google+ juga kalah bersaing dengan jejaring sosial lainnya yang lebih banyak didominasi Facebook.

Diungkapkan Google, sebagaimana KompasTeno rangkum dari Phone Dog, Rabu (31/1/2019), adopsi Google+ tak begitu memuaskan, di mana hanya 90 persen konsumsi layanan hanya berlangsung kurang dari lima detik.

Dengan segala pertimbangan tersebut, Google awalnya ingin menutup Google+ pada bulan Agustus 2019. Namun rencana itu dipercepat ke bulan April.***kps/mpc/bs