cache/resized/e7c744cd89e31cec761eab760e829fec.jpg
Medan(MedanPunya) Gubernur Edy Rahmayadi menegaskan keharusan Apatur Sipil Negara (ASN) Sumatera ...
cache/resized/6039b8c3883e38106b1a3814f7533f80.jpg
Jakarta(MedanPunya)  KPK mengamankan Wali Kota Medan Dzulmi Eldin dalam operasi tangkap tangan ...
cache/resized/f86de64f77ac713dca1ea98db290abda.jpg
Jakarta(MedanPunya) Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati ikut buka suara terkait banyaknya ...

MedanPunya - Persaingan sengit di bisnis aplikasi membuat developer harus memutar otak agar dapat memikat pengguna. Ironisnya, cara-cara negatif terkadang dilakukan demi tujuan ini.

"Ketika mau browsing pakai Chrome di Android. Ini kok ponselku tiba-tiba disebutkan kena 13 virus," kaget Arifin.

Kemudian dalam pengumuman yang menakutkan tersebut ada petunjuk untuk mengikuti langkah yang telah disediakan agar virus di ponsel bersih.

"Telepon Anda memiliki (13) Virus! Jika virus tidak disingkirkan, virus tersebut akan merusak kartu SIM Anda dan menghapus semua kontak".

"Tekan tombol di bawah ini dan pasang Aplikasi Mobile Security Baidu Browser. Buka Aplikasi & Singkirkan SEMUA Virus," bunyi peringatan tersebut.

Penasaran, Arifin punya coba mengikuti saran tersebut. "Saya klik, ternyata lari ke PlayStore dan kemudian disuruh instal aplikasi Baidu," lanjutnya.

Terlihat sederhana, namun tetap saja hal ini cukup membuat dongkol pengguna ponsel. Apalagi sampai meneror pengguna dengan menyebut jika ponselnya terkena virus.

"Gila itu iklannya, nakut-nakutin. Ini kalau yang tidak mengerti pasti langsung menginstal," Arifin mengeluhkan.***dtc/mpc/bs